Lolos TKD BUMN 2025: 20 Contoh Soal + Kunci Jawaban, Siap Taklukkan!
Tes Kompetensi Dasar (TKD) itu kayak gerbang utama kalau kamu pengen masuk ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bayangin aja, BUMN itu perusahaan-perusahaan gede punya negara, jadi saingannya pasti banyak banget. Nah, TKD ini salah satu cara mereka buat nyaring calon karyawan yang bener-bener kompeten.
TKD BUMN 2025 nanti bakal ngetes kemampuan dasar kamu di berbagai bidang. Nggak cuma soal angka-angka atau hafalan aja, tapi juga logika, kemampuan verbal, numerik, sampai wawasan kebangsaan. Komplit, deh! Makanya, persiapan yang matang itu super penting biar kamu bisa lolos dan selangkah lebih dekat sama perusahaan BUMN impian kamu.
Buat kamu yang punya cita-cita kerja di BUMN tahun 2025, yuk simak contoh soal TKD BUMN 2025 berikut ini. Kita juga kasih kunci jawaban dan pembahasannya biar kamu makin siap tempur!
Contoh Soal TKD BUMN dan Pembahasan¶
1. SAKIT : TABIB =
A. Patah : Tumbuh
B. Album : Foto
C. Lantai : Licin
D. Rusak : Montir
E. Maju : Mundur
Kunci jawaban: D
Pembahasan:
Soal nomor 1 ini termasuk jenis soal analogi verbal. Intinya, kamu harus cari hubungan yang paling mirip antara pasangan kata pertama (SAKIT : TABIB) dengan pilihan jawaban yang ada.
Hubungan antara SAKIT dan TABIB adalah hubungan sebab-akibat atau fungsi. Orang yang SAKIT butuh TABIB untuk mengobati. Nah, kita cari pasangan kata yang punya hubungan serupa.
- A. Patah : Tumbuh – Nggak nyambung. Patah dan tumbuh nggak punya hubungan fungsi kayak sakit dan tabib.
- B. Album : Foto – Album itu tempat menyimpan foto, bukan hubungan fungsi kayak sakit dan tabib.
- C. Lantai : Licin – Lantai bisa licin, tapi nggak ada hubungan fungsi kayak sakit dan tabib.
- D. Rusak : Montir – Nah, ini dia! Barang yang RUSAK butuh MONTIR untuk memperbaiki. Hubungannya mirip kan sama SAKIT dan TABIB?
- E. Maju : Mundur – Ini lawan kata, bukan hubungan fungsi.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah D. Rusak : Montir. Penting banget buat pahami jenis hubungan antar kata di soal analogi kayak gini. Latihan terus biar makin jago, ya!
2. Realita >< …
A. Fenomena
B. Fauna
C. Fiksi
D. Maestro
E. Forum
Kunci Jawaban : C
Pembahasan:
Soal nomor 2 ini soal antonim atau lawan kata. Simbol “><” itu artinya lawan kata. Kamu diminta cari lawan kata dari “Realita”.
Realita itu artinya kenyataan, sesuatu yang benar-benar ada dan terjadi. Lawan katanya apa, ya?
- A. Fenomena – Fenomena itu kejadian atau peristiwa, bisa nyata atau nggak. Bukan lawan kata realita.
- B. Fauna – Fauna itu dunia hewan. Jauh banget dari realita.
- C. Fiksi – Bingo! Fiksi itu sesuatu yang khayalan, nggak nyata, kebalikan dari realita.
- D. Maestro – Maestro itu ahli atau pakar, nggak ada hubungannya sama realita.
- E. Forum – Forum itu tempat diskusi atau pertemuan, juga nggak nyambung sama realita.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah C. Fiksi. Kalau soal antonim gini, kamu harus bener-bener paham arti kata yang ditanya, terus cari kata yang maknanya paling berlawanan. Perbanyak kosakata biar makin mudah jawab soal kayak gini.
3. Yang dimaksud dengan aberasi sama adalah …
Sayangnya, soal nomor 3 ini kurang lengkap. Sepertinya ada bagian soal yang hilang atau terpotong. Soal tentang “aberasi sama” ini agak ambigu dan kurang jelas konteksnya. Dalam TKD BUMN, soal biasanya lebih spesifik dan nggak membingungkan kayak gini.
Karena soalnya kurang jelas, kita skip dulu aja ya soal nomor 3 ini. Fokus ke soal-soal lain yang lebih jelas dan bisa kita bahas lebih lanjut. Intinya, kalau nemu soal yang bikin bingung atau nggak jelas, jangan buang waktu terlalu lama. Lanjut ke soal lain dulu, baru balik lagi kalau masih ada waktu.
4. MANAJER : DIREKTUR = SOPIR : …
A. Masinis
B. Pilot
C. Nahkoda
D. Kondektur
E. Kernet
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Soal nomor 4 ini mirip soal analogi verbal kayak nomor 1 tadi. Kita harus cari hubungan antara MANAJER dan DIREKTUR, terus terapin hubungan itu ke SOPIR dan cari pasangannya.
Hubungan antara MANAJER dan DIREKTUR itu tingkatan jabatan dalam perusahaan. DIREKTUR jabatannya lebih tinggi dari MANAJER. Nah, kita cari pasangan kata yang punya hubungan tingkatan jabatan juga, tapi di bidang transportasi.
- A. Masinis – Tepat! Masinis itu punya tingkatan jabatan lebih tinggi dari SOPIR (kalau kita analogikan ke kereta api). SOPIR nyetir mobil, Masinis nyetir kereta api yang lebih kompleks.
- B. Pilot – Pilot nyetir pesawat, beda bidang sama SOPIR yang nyetir mobil. Nggak cocok.
- C. Nahkoda – Nahkoda pimpin kapal, juga beda bidang sama SOPIR.
- D. Kondektur – Kondektur itu bantu sopir bus, jabatannya malah di bawah sopir. Kebalik.
- E. Kernet – Kernet juga bantu sopir truk atau bus, jabatannya juga di bawah sopir. Kebalik juga.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah A. Masinis. Kunci dari soal analogi adalah cari inti hubungan antara pasangan kata pertama, terus cari pasangan kata kedua yang hubungannya paling mirip. Jangan kejebak sama pilihan jawaban yang sekilas mirip tapi sebenernya beda konteks.
5. Semua penyanyi adalah artis. Sebagian artis adalah pelawak. Jadi, …
A. Semua pelawak adalah penyanyi
B. Sebagian pelawak adalah penyanyi
C. Semua penyanyi adalah pelawak
D. Sebagian penyanyi bukan pelawak
E. Tidak ada kesimpulan yang benar
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Soal nomor 5 ini soal silogisme atau logika formal. Kamu dikasih dua pernyataan (premis), terus kamu harus tarik kesimpulan yang logis dari dua pernyataan itu.
- Premis 1: Semua penyanyi adalah artis. Artinya, semua orang yang profesinya penyanyi pasti juga seorang artis.
- Premis 2: Sebagian artis adalah pelawak. Artinya, ada beberapa artis yang juga berprofesi sebagai pelawak, tapi nggak semua artis pelawak.
Sekarang kita analisis pilihan jawabannya:
- A. Semua pelawak adalah penyanyi – Salah. Premisnya nggak bilang semua pelawak itu penyanyi. Cuma sebagian artis yang pelawak, dan penyanyi itu bagian dari artis.
- B. Sebagian pelawak adalah penyanyi – Salah juga. Nggak ada informasi yang bilang pelawak itu pasti penyanyi. Bisa jadi ada pelawak yang bukan penyanyi.
- C. Semua penyanyi adalah pelawak – Jelas salah. Premisnya bilang semua penyanyi itu artis, bukan pelawak.
- D. Sebagian penyanyi bukan pelawak – Mungkin benar, tapi nggak bisa disimpulin secara pasti dari premis yang ada. Bisa jadi semua penyanyi itu juga pelawak, bisa jadi sebagian bukan. Kita nggak punya informasi cukup.
- E. Tidak ada kesimpulan yang benar – Betul! Dari dua premis yang dikasih, kita nggak bisa narik kesimpulan pasti tentang hubungan antara penyanyi dan pelawak.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah E. Tidak ada kesimpulan yang benar. Soal silogisme ini butuh ketelitian dan pemahaman logika. Jangan langsung berasumsi, tapi lihat bener-bener premisnya dan tarik kesimpulan yang paling logis berdasarkan premis itu.
6. Jika semua X adalah Y dan sebagian Y adalah Z, maka …
A. Semua X adalah Z
B. Sebagian X adalah Z
C. Semua Z adalah X
D. Sebagian Z adalah X
E. Tidak ada kesimpulan yang pasti
Kunci Jawaban: E
Pembahasan:
Soal nomor 6 ini mirip soal silogisme juga, tapi lebih abstrak karena pakai simbol X, Y, Z. Prinsipnya sama, kok.
- Premis 1: Jika semua X adalah Y. Artinya, semua anggota kelompok X pasti juga termasuk kelompok Y.
- Premis 2: Sebagian Y adalah Z. Artinya, ada beberapa anggota kelompok Y yang juga termasuk kelompok Z, tapi nggak semua Y itu Z.
Kita analisis pilihan jawabannya:
- A. Semua X adalah Z – Belum tentu. X itu pasti Y, tapi Y cuma sebagian yang jadi Z. Jadi X belum tentu Z.
- B. Sebagian X adalah Z – Belum tentu juga. Walaupun sebagian Y itu Z, nggak ada jaminan kalau ada anggota X yang juga termasuk Z. Bisa jadi X sama sekali nggak ada hubungannya sama Z.
- C. Semua Z adalah X – Jelas salah. Premisnya nggak ada yang bilang Z itu X.
- D. Sebagian Z adalah X – Salah juga. Sama kayak poin B, nggak ada jaminan Z itu X.
- E. Tidak ada kesimpulan yang pasti – Benar! Dari dua premis ini, kita nggak bisa narik kesimpulan pasti tentang hubungan antara X dan Z.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah E. Tidak ada kesimpulan yang pasti. Soal silogisme abstrak kayak gini emang kadang bikin bingung. Tipsnya, coba ganti X, Y, Z dengan contoh konkret biar lebih kebayang. Misalnya, X = Kucing, Y = Mamalia, Z = Peliharaan.
- Semua kucing adalah mamalia.
- Sebagian mamalia adalah peliharaan.
Kesimpulan? Nggak ada kesimpulan pasti tentang hubungan kucing dan peliharaan. Ada kucing peliharaan, ada kucing liar.
7. Antonim dari kata SPORADIS adalah …
A. Jarang
B. Kadang-kadang
C. Terputus-putus
D. Sering
E. Sesekali
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Soal nomor 7 ini soal antonim lagi. Kamu harus cari lawan kata dari “SPORADIS”.
Sporadis itu artinya jarang-jarang, tidak tentu, atau tidak teratur. Lawan katanya apa?
- A. Jarang – Sinonim, bukan antonim.
- B. Kadang-kadang – Mirip sporadis, bukan lawan kata.
- C. Terputus-putus – Juga mirip sporadis, bukan antonim.
- D. Sering – Betul! Sering itu artinya berkali-kali, terus-menerus, kebalikan dari sporadis yang jarang-jarang.
- E. Sesekali – Mirip sporadis juga, bukan antonim.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah D. Sering. Perhatiin baik-baik arti kata yang ditanya dan pilihan jawabannya. Kadang pilihan jawaban ada yang mirip-mirip, jadi harus teliti.
8. ANALOGI : … = … : PERBANDINGAN
A. Identik : Rasio
B. Serupa : Kontras
C. Beda : Persamaan
D. Kemiripan : Selisih
E. Paralel : Ekuivalen
Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Soal nomor 8 ini soal analogi juga, tapi bentuknya agak beda. Kamu harus cari pasangan kata yang punya hubungan analogi dengan pasangan kata ANALOGI dan PERBANDINGAN.
Hubungan antara ANALOGI dan PERBANDINGAN itu kayak sinonim atau makna yang mirip. Analogi itu kan perbandingan antara dua hal yang berbeda tapi punya kemiripan. Perbandingan ya… perbandingan juga. Hehe.
Nah, kita cari pasangan kata yang hubungannya juga mirip atau sinonim.
- A. Identik : Rasio – Bisa jadi! Identik itu artinya sama persis, Rasio itu perbandingan antara dua nilai. Walaupun nggak persis sinonim, tapi hubungannya agak mirip sama analogi dan perbandingan.
- B. Serupa : Kontras – Kontras itu lawan kata dari serupa. Nggak cocok.
- C. Beda : Persamaan – Juga lawan kata. Nggak cocok.
- D. Kemiripan : Selisih – Selisih itu perbedaan, bukan kemiripan. Nggak cocok.
- E. Paralel : Ekuivalen – Paralel dan ekuivalen artinya sejajar atau setara. Mirip sih, tapi nggak sekuat hubungan antara identik dan rasio dengan analogi dan perbandingan.
Jadi, jawaban yang paling mendekati adalah A. Identik : Rasio. Soal analogi kayak gini emang kadang butuh interpretasi dan cari hubungan yang paling logis.
9. Jika X = 2Y dan Y = 3Z, maka X = … Z
A. 3
B. 5
C. 6
D. 9
E. 12
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Soal nomor 9 ini soal matematika sederhana, tapi dalam bentuk aljabar. Kamu dikasih dua persamaan, terus kamu harus cari hubungan antara X dan Z.
- Persamaan 1: X = 2Y
- Persamaan 2: Y = 3Z
Kita mau cari X = … Z. Caranya, substitusi atau gantiin Y di persamaan pertama dengan nilai Y dari persamaan kedua.
X = 2Y
X = 2 * (3Z) (Ganti Y dengan 3Z)
X = 6Z
Jadi, X = 6Z. Jawaban yang tepat adalah C. 6. Soal matematika di TKD BUMN biasanya nggak terlalu rumit. Yang penting kamu paham konsep dasar aljabar, aritmatika, dan logika matematika.
10. Sebuah mobil menempuh jarak 120 km dalam waktu 2 jam. Kecepatan mobil tersebut adalah … km/jam.
A. 30
B. 40
C. 60
D. 80
E. 100
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Soal nomor 10 ini soal kecepatan, jarak, dan waktu. Rumus dasar kecepatan:
Kecepatan = Jarak / Waktu
Di soal ini:
- Jarak = 120 km
- Waktu = 2 jam
Kecepatan = 120 km / 2 jam = 60 km/jam
Jadi, kecepatan mobil tersebut adalah 60 km/jam. Jawaban yang tepat adalah C. 60. Ingat rumus dasar kecepatan, jarak, dan waktu. Biasanya soal kayak gini variasinya nggak jauh-jauh dari rumus ini.
11. Jika harga 5 buah buku adalah Rp 25.000, maka harga 12 buah buku adalah …
A. Rp 40.000
B. Rp 50.000
C. Rp 60.000
D. Rp 70.000
E. Rp 80.000
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Soal nomor 11 ini soal perbandingan harga. Kita bisa pakai cara perbandingan senilai.
Harga 5 buku = Rp 25.000
Harga 1 buku = Rp 25.000 / 5 = Rp 5.000
Harga 12 buku = 12 * Rp 5.000 = Rp 60.000
Atau bisa langsung perbandingan:
(Harga 12 buku / Harga 5 buku) = (12 / 5)
Harga 12 buku = (12/5) * Rp 25.000 = Rp 60.000
Jadi, harga 12 buah buku adalah Rp 60.000. Jawaban yang tepat adalah C. Rp 60.000. Paham konsep perbandingan senilai dan berbalik nilai itu penting buat soal-soal kayak gini.
12. SINONIM dari kata ABSURD adalah …
A. Logis
B. Masuk akal
C. Nyata
D. Mustahil
E. Mungkin
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Soal nomor 12 ini soal sinonim atau persamaan kata. Kamu harus cari persamaan kata dari “ABSURD”.
Absurd itu artinya tidak masuk akal, tidak logis, mustahil, atau konyol. Persamaan katanya apa?
- A. Logis – Lawan kata, bukan sinonim.
- B. Masuk akal – Juga lawan kata.
- C. Nyata – Nggak ada hubungan sama absurd.
- D. Mustahil – Tepat! Mustahil itu artinya nggak mungkin terjadi, sama kayak absurd yang artinya nggak masuk akal.
- E. Mungkin – Lawan kata juga.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah D. Mustahil. Perbanyak kosakata biar makin mudah jawab soal sinonim dan antonim.
13. DERET ANGKA: 2, 4, 8, 16, …
A. 24
B. 32
C. 40
D. 48
E. 64
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Soal nomor 13 ini soal deret angka. Kamu harus cari pola angka dalam deret yang dikasih, terus lanjutin deretnya.
Deretnya: 2, 4, 8, 16, …
Pola yang kelihatan:
- 4 = 2 * 2
- 8 = 4 * 2
- 16 = 8 * 2
Ternyata polanya dikali 2 terus dari angka sebelumnya. Jadi, angka selanjutnya:
16 * 2 = 32
Deret selanjutnya: 2, 4, 8, 16, 32, …
Jawaban yang tepat adalah B. 32. Soal deret angka ini macem-macem polanya. Ada yang ditambah, dikurang, dikali, dibagi, dikuadratin, atau kombinasi dari semuanya. Latihan terus biar makin peka sama pola angka.
14. Jika A lebih tua dari B, dan B lebih muda dari C, maka …
A. A lebih tua dari C
B. A lebih muda dari C
C. A sama tua dengan C
D. Tidak dapat disimpulkan hubungan usia A dan C
E. Semua jawaban salah
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Soal nomor 14 ini soal logika perbandingan usia.
- Pernyataan 1: A lebih tua dari B (A > B)
- Pernyataan 2: B lebih muda dari C (B < C) atau sama dengan C lebih tua dari B (C > B)
Dari dua pernyataan ini, kita bisa gambarin urutan usia:
C > B < A
Kita tahu C lebih tua dari B, dan A lebih tua dari B. Tapi kita nggak tahu hubungan usia antara A dan C. Bisa jadi A lebih tua dari C, bisa jadi C lebih tua dari A, bisa jadi juga sama tua. Kita nggak punya informasi yang cukup buat pastiin hubungan usia A dan C.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah D. Tidak dapat disimpulkan hubungan usia A dan C. Soal logika kayak gini butuh hati-hati dan jangan langsung berasumsi. Lihat bener-bener informasi yang dikasih, dan kesimpulan yang bisa ditarik secara logis.
15. Gambar di bawah ini menunjukkan pola …
(Sayangnya, soal nomor 15 ini nggak ada gambar yang disertakan. Soal tentang pola gambar biasanya ada di TKD BUMN. Intinya, kamu harus perhatiin pola perubahan bentuk, warna, atau posisi gambar dari urutan gambar yang dikasih, terus pilih gambar selanjutnya yang sesuai pola.)
Karena soalnya nggak lengkap, kita skip dulu ya soal nomor 15 ini. Intinya, kalau nemu soal pola gambar, perhatiin baik-baik setiap detail gambar dan cari pola perubahannya.
16. WAWASAN KEBANGSAAN: Pancasila sebagai dasar negara Indonesia disahkan pada tanggal …
A. 1 Juni 1945
B. 17 Agustus 1945
C. 18 Agustus 1945
D. 1 Oktober 1945
E. 28 Oktober 1928
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Soal nomor 16 ini soal wawasan kebangsaan, khususnya tentang sejarah Indonesia. Pertanyaannya tentang tanggal pengesahan Pancasila sebagai dasar negara.
- A. 1 Juni 1945 – Tanggal lahirnya Pancasila (pidato Soekarno), tapi belum disahkan jadi dasar negara.
- B. 17 Agustus 1945 – Tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
- C. 18 Agustus 1945 – Betul! Tanggal Pancasila disahkan sebagai dasar negara oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
- D. 1 Oktober 1945 – Hari Kesaktian Pancasila, tapi bukan tanggal pengesahan dasar negara.
- E. 28 Oktober 1928 – Tanggal Sumpah Pemuda, jauh sebelum Pancasila disahkan.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah C. 18 Agustus 1945. Soal wawasan kebangsaan ini luas banget cakupannya. Mulai dari sejarah, ideologi, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, sampai isu-isu sosial politik terkini. Rajin-rajin baca berita dan belajar sejarah Indonesia biar siap jawab soal-soal wawasan kebangsaan.
17. Berikut ini yang BUKAN termasuk contoh sikap bela negara adalah …
A. Mengikuti upacara bendera
B. Membayar pajak tepat waktu
C. Merusak fasilitas umum
D. Menjaga kebersihan lingkungan
E. Menggunakan produk dalam negeri
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Soal nomor 17 ini masih tentang wawasan kebangsaan, tapi fokus ke sikap bela negara. Kamu harus cari pilihan jawaban yang BUKAN contoh sikap bela negara.
- A. Mengikuti upacara bendera – Contoh sikap bela negara, menunjukkan rasa hormat pada negara.
- B. Membayar pajak tepat waktu – Contoh sikap bela negara, mendukung pembangunan negara.
- C. Merusak fasilitas umum – Nah, ini dia! Merusak fasilitas umum jelas bukan sikap bela negara, malah merugikan negara dan masyarakat.
- D. Menjaga kebersihan lingkungan – Contoh sikap bela negara, menjaga lingkungan negara tetap bersih dan sehat.
- E. Menggunakan produk dalam negeri – Contoh sikap bela negara, mendukung perekonomian negara.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah C. Merusak fasilitas umum. Penting buat pahami nilai-nilai bela negara dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
18. Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan situasi “sudah jatuh tertimpa tangga” adalah …
A. Air susu dibalas air tuba
B. Bagai air di daun talas
C. Sudah jatuh tertimpa tangga
D. Besar pasak daripada tiang
E. Harapkan pagar, pagar makan tanaman
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Soal nomor 18 ini soal pengetahuan umum tentang peribahasa Indonesia. Kamu harus cari peribahasa yang maknanya sama dengan ungkapan “sudah jatuh tertimpa tangga”.
“Sudah jatuh tertimpa tangga” itu artinya udah kena musibah, eh malah kena musibah lagi yang lebih berat. Nasibnya lagi apes banget.
- A. Air susu dibalas air tuba – Kebaikan dibalas kejahatan. Beda makna.
- B. Bagai air di daun talas – Tidak berbekas, tidak tetap. Beda makna.
- C. Sudah jatuh tertimpa tangga – Tepat banget! Peribahasa ini persis menggambarkan situasi yang ditanya.
- D. Besar pasak daripada tiang – Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Beda makna.
- E. Harapkan pagar, pagar makan tanaman – Orang yang dipercaya malah berkhianat. Beda makna.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah C. Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa Indonesia itu banyak banget. Rajin-rajin baca buku atau artikel tentang peribahasa biar makin kaya pengetahuan.
19. Negara ASEAN yang TIDAK memiliki wilayah laut adalah …
A. Indonesia
B. Malaysia
C. Singapura
D. Laos
E. Filipina
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Soal nomor 19 ini soal pengetahuan umum tentang negara-negara ASEAN, khususnya kondisi geografis. Kamu harus cari negara ASEAN yang TIDAK punya wilayah laut (landlocked country).
- A. Indonesia – Negara kepulauan, wilayah lautnya luas banget.
- B. Malaysia – Negara maritim, punya wilayah laut.
- C. Singapura – Negara pulau, wilayah lautnya juga ada.
- D. Laos – Betul! Laos adalah satu-satunya negara ASEAN yang nggak punya wilayah laut. Dikelilingi daratan oleh negara lain.
- E. Filipina – Negara kepulauan, wilayah lautnya juga luas.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah D. Laos. Pelajari juga tentang negara-negara ASEAN lainnya, mulai dari letak geografis, ibu kota, mata uang, budaya, dan lain-lain.
20. Presiden Republik Indonesia yang menjabat pada periode 2014-2024 adalah …
A. Susilo Bambang Yudhoyono
B. Megawati Soekarnoputri
C. Abdurrahman Wahid
D. Joko Widodo
E. Bacharuddin Jusuf Habibie
Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Soal nomor 20 ini soal pengetahuan umum tentang tokoh negara, khususnya presiden Indonesia. Kamu harus tahu siapa presiden Indonesia yang menjabat di periode 2014-2024.
- A. Susilo Bambang Yudhoyono – Presiden RI periode 2004-2014. Sebelum periode yang ditanya.
- B. Megawati Soekarnoputri – Presiden RI periode 2001-2004. Lebih dulu lagi.
- C. Abdurrahman Wahid – Presiden RI periode 1999-2001. Jauh lebih dulu.
- D. Joko Widodo – Tepat! Joko Widodo adalah Presiden RI yang menjabat dari tahun 2014 sampai sekarang (2024).
- E. Bacharuddin Jusuf Habibie – Presiden RI periode 1998-1999. Jauh lebih dulu juga.
Jadi, jawaban yang paling tepat adalah D. Joko Widodo. Update terus pengetahuan kamu tentang tokoh-tokoh penting di Indonesia, terutama presiden dan wakil presiden dari masa ke masa.
Tips Tambahan Lolos TKD BUMN 2025¶
Selain belajar contoh soal di atas, ada beberapa tips lain yang bisa kamu lakuin biar makin siap hadapi TKD BUMN 2025:
- Pahami Materi TKD: TKD BUMN biasanya meliputi Tes Verbal, Tes Numerik, Tes Logika, dan Wawasan Kebangsaan. Pelajari materi-materi ini secara mendalam.
- Perbanyak Latihan Soal: Semakin banyak latihan soal, semakin terbiasa kamu sama tipe-tipe soal TKD dan semakin cepat kamu ngerjainnya.
- Manfaatkan Sumber Belajar: Banyak banget sumber belajar TKD BUMN, mulai dari buku, website, aplikasi, sampai video di YouTube. Manfaatin semuanya!
- Jaga Kondisi Fisik dan Mental: Persiapan TKD nggak cuma soal belajar materi, tapi juga jaga kesehatan fisik dan mental. Tidur cukup, makan teratur, olahraga, dan jangan stres berlebihan.
- Berdoa dan Percaya Diri: Usaha udah, persiapan udah, jangan lupa berdoa dan percaya diri sama kemampuan kamu. Yakin bisa lolos TKD BUMN 2025!
Semoga contoh soal dan tips ini bermanfaat buat persiapan kamu menghadapi TKD BUMN 2025 ya! Semangat terus belajarnya dan semoga sukses meraih impian kerja di BUMN!
Gimana, contoh soal di atas lumayan membantu kan buat persiapan TKD BUMN kamu? Kalau ada pertanyaan atau mau sharing tips lain, jangan ragu buat komen di bawah ya! Yuk, diskusi biar kita semua makin siap taklukkan TKD BUMN 2025!
Posting Komentar