Uniknya Tradisi Lahiran di Dunia: Malaysia Sampai Finlandia Beda Banget!
Setiap negara di dunia ini pasti punya cara-cara unik untuk menyambut kelahiran bayi. Kadang tradisi ini sudah ada sejak lama banget dan dipercaya turun-temurun. Tapi ada juga yang muncul karena perkembangan zaman dan kebudayaan setempat. Misalnya, di Malaysia, ibu yang baru melahirkan biasanya diminta untuk nggak keluar rumah selama 44 hari. Wah, lama juga ya!
Bahkan di Finlandia, ada tradisi khusus buat ibu melahirkan yang sudah dilakukan sejak tahun 1930-an. Penasaran kan, tradisi unik apa saja sih yang ada di dunia saat menyambut kelahiran bayi? Yuk, kita intip satu-satu!
Tradisi Unik Menyambut Kelahiran Bayi di Berbagai Negara¶
Ini dia 7 tradisi unik menyambut kelahiran bayi dari berbagai negara yang sudah dirangkum:
1. Brasil¶
Kalau di Brasil, ada tradisi yang lumayan beda nih. Ibu yang baru lahiran di sana justru harus siap-siap kasih hadiah buat tamu yang datang menjenguk! Bukannya si ibu yang dapat kado, malah sebaliknya. Hadiahnya nggak perlu yang mewah-mewah kok, biasanya barang-barang kecil seperti permen atau suvenir. Tradisi ini sebagai tanda terima kasih karena tamu sudah datang melihat bayinya. Unik ya, kayak kebalikan dari yang biasa kita lihat.
2. Jerman¶
Di Jerman, sebelum lahiran, ibu hamil bakal dapat semacam ‘paspor’ khusus yang namanya mutterpass. Ini kayak buku catatan kesehatan gitu yang dikasih ke semua perempuan sejak mereka dinyatakan hamil.
Mutterpass ini isinya informasi penting tentang kesehatan ibu selama hamil dan setelah melahirkan. Jadi, setiap kali ibu hamil periksa ke dokter atau bidan, semua catatannya ada di buku ini. Praktis banget ya! Tradisi ini kayaknya bukan tradisi turun-temurun, tapi lebih ke inovasi modern untuk kesehatan ibu dan anak.
Selain mutterpass, Jerman juga punya aturan unik soal nama anak. Orang tua di sana nggak bisa sembarangan kasih nama anak. Ada daftar nama yang sudah disetujui pemerintah yang harus jadi patokan. Nggak boleh kasih nama anak kayak nama benda (misalnya “Apple”) atau nama keluarga. Pemerintah Jerman juga punya aturan kalau nama depan anak harus jelas menunjukkan jenis kelaminnya, cowok atau cewek. Wah, ribet juga ya, tapi mungkin tujuannya biar nggak ada kebingungan di kemudian hari.
3. Finlandia¶
Finlandia ini keren banget tradisinya! Calon ibu di sana bakal dapat paket perlengkapan bayi dari pemerintah. Tradisi ini sudah ada sejak tahun 1930-an lho, tujuannya mulia banget, yaitu memastikan semua bayi yang lahir di Finlandia punya awal kehidupan yang sama.
Paket perlengkapan bayi ini isinya lengkap banget, sekitar 60 item! Ada baju bayi, mainan, selimut, buku, perlengkapan tidur, dan masih banyak lagi. Kotak paketnya pun bisa dipakai jadi tempat tidur bayi, multifungsi banget!
Ibu-ibu di Finlandia sebenarnya punya pilihan, mau ambil paket perlengkapan bayi atau bantuan uang tunai sebagai gantinya. Tapi, kebanyakan ibu lebih milih paket perlengkapan bayi karena nilainya lebih tinggi daripada uang tunai. Pemerintah Finlandia memang заботится (peduli) banget sama warganya ya, terutama ibu dan anak.
4. Malaysia¶
Nah, kalau di Malaysia, ada tradisi istirahat panjang buat ibu setelah melahirkan. Mungkin ini yang paling ditunggu-tunggu semua ibu di dunia ya, hehehe. Di Malaysia, ibu yang baru melahirkan wajib tinggal di rumah selama 44 hari untuk istirahat dan memulihkan tenaga. Ini tradisi menyambut kelahiran anak yang sudah disiapkan sejak masa kehamilan.
Selama 44 hari di rumah, ibu baru di Malaysia juga harus ikutin aturan diet tertentu. Nggak boleh makan makanan yang terlalu pedas, harus pakai pakaian khusus seperti korset atau bengkung, dan dapat pijat relaksasi juga. Wah, kayak spa 44 hari ya! Tradisi ini memang fokus banget sama pemulihan ibu setelah melahirkan.
5. Islandia¶
Tradisi di Islandia soal nama bayi mirip-mirip sama Jerman. Di Islandia, orang tua juga nggak bisa kasih nama bayi sembarangan. Nama bayi harus sesuai dengan daftar nama yang sudah disetujui pemerintah dan ada di database negara yang dibuat sama Komite Penamaan Islandia.
Kalau orang tua pengen pakai nama yang nggak ada di daftar, mereka harus mengajukan permohonan dan bayar biaya. Kayaknya pemerintah Islandia memang pengen menjaga keunikan nama-nama tradisional mereka ya.
6. Turki¶
Di Turki, ibu yang baru melahirkan punya minuman tradisional khusus namanya lohusa serbeti. Minuman ini dibuat dari air, gula, cengkeh, kayu manis, dan pewarna makanan merah. Warnanya cantik ya, merah merona!
Tradisi minum lohusa serbeti ini buat merayakan kelahiran bayi. Selain itu, minuman ini juga dipercaya bisa bikin ASI jadi lancar. Wah, minuman sehat dan penuh makna ya.
Turki juga punya tradisi unik lain, yaitu nggak ada baby shower sebelum bayi lahir. Di sana, orang baru boleh menjenguk ibu dan bayi setelah 20 hari melahirkan. Mungkin tujuannya biar ibu dan bayi punya waktu tenang untuk beradaptasi dulu ya setelah persalinan.
7. Nigeria¶
Nigeria punya tradisi unik dalam budaya Igbo yang namanya omugwo. Tradisi ini mewajibkan nenek dari si bayi untuk datang dan menjaga cucunya yang baru lahir. Nenek ini juga yang pertama kali mandiin bayinya lho!
Selain itu, nenek juga bantu orang tua bayi ngurusin pekerjaan rumah dan manjain ibu baru dengan pijat. Tujuannya biar ibu baru punya waktu untuk pulih setelah melahirkan. Tradisi omugwo ini juga simbol kalau seorang ibu pasti dapat bantuan untuk membesarkan anaknya. Keluarga memang penting banget ya!
Nah, itu dia 7 tradisi unik menyambut kelahiran anak dari berbagai negara di dunia. Beda-beda banget ya ternyata! Dari yang kasih hadiah ke tamu, sampai dapat paket perlengkapan bayi dari pemerintah. Setiap tradisi pasti punya makna dan tujuannya masing-masing.
Kalau kamu sendiri, tradisi unik apa yang pernah kamu dengar atau lihat saat menyambut kelahiran bayi? Coba cerita di kolom komentar yuk!
Posting Komentar