Yuk, Amalkan! Bacaan Doa Setelah Sholat Ashar Rabu, 30 April 2025 (Arab, Latin, Arti)
Sholat Ashar merupakan salah satu dari lima sholat fardhu yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat Islam. Sholat ini memiliki kedudukan penting karena berada di waktu pertengahan, seringkali di saat kita sedang sibuk dengan aktivitas dunia. Melaksanakan sholat Ashar tepat waktu adalah tanda ketaatan seorang Muslim kepada perintah Allah SWT. Sholat Ashar terdiri dari empat rakaat dan dikerjakan ketika panjang bayangan suatu benda sudah sama dengan tinggi benda itu hingga menjelang matahari terbenam.
Setelah menunaikan sholat fardhu, termasuk sholat Ashar, kita sangat dianjurkan untuk tidak langsung beranjak. Ada amalan dzikir dan doa yang sunnah dibaca untuk menyempurnakan ibadah kita. Membaca doa setelah sholat adalah momen yang baik untuk memohon ampunan, keberkahan, dan segala kebaikan dari Allah SWT. Rasulullah SAW sendiri mengajarkan beberapa bacaan dzikir dan doa yang bisa diamalkan setelah sholat.
Anjuran membaca doa setelah sholat fardhu ini diriwayatkan dalam beberapa hadis. Salah satunya adalah hadis dari Abu Umamah, di mana Rasulullah SAW ditanya tentang doa yang paling didengar. Beliau menjawab, “Doa di penghujung malam dan doa setelah shalat fardhu.” (HR Imam at-Tirmidzi). Ini menunjukkan betapa mustajabnya waktu setelah sholat fardhu untuk memanjatkan doa.
Amalan Dzikir dan Doa Setelah Sholat¶
Ada berbagai macam bacaan dzikir dan doa yang bisa kita amalkan setelah sholat fardhu. Kumpulan doa dan dzikir ini seringkali diajarkan turun-temurun, bersumber dari tuntunan Rasulullah SAW dan para ulama. Berikut ini adalah beberapa di antaranya yang umum diamalkan:
1. Membaca Istighfar
Mengawali dzikir setelah sholat dengan memohon ampunan adalah langkah yang baik. Ini mengingat bahwa dalam sholat yang kita lakukan, mungkin masih terdapat kekurangan atau ketidaksempurnaan. Membaca istighfar memohon agar segala kekurangan itu dimaafkan oleh Allah SWT.
Bacaan istighfar yang dianjurkan salah satunya adalah:
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
ASTAGHFIRULLAHAL ‘AZHIIM, ALLADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIH.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
Istighfar ini dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali setelah salam. Membiasakan diri beristighfar setelah sholat membantu kita senantiasa sadar akan dosa dan memupuk rasa rendah diri di hadapan Allah SWT.
2. Memuji Allah dan Memohon Keselamatan
Setelah beristighfar, kita melanjutkan dengan memuji Allah SWT dan memohon keselamatan. Allah adalah sumber keselamatan, dan hanya dari-Nya lah kita bisa meraih kedamaian dan kesejahteraan di dunia maupun akhirat.
Bacaan doa memuji Allah dan memohon keselamatan:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM, WA MINKAS SALAAM, TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM.
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang Maha Sejahtera, dan dari-Mulah kesejahteraan. Maha Berkah Engkau wahai Dzat Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”
Dalam riwayat lain, terdapat tambahan bacaan yang lebih panjang:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM, WA MINKAS SALAAM, WA ILAIKA YA’UUDUS SALAAM, FA HAYYINAA RABBANAA BIS SALAAM, WA ADKHILNAL JANNATA DAARAS SALAAM, TABAARAKTA RABBANAA WA TA’AALAITA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM.
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang Maha Sejahtera, dan dari-Mulah kesejahteraan, dan kepada-Mulah kesejahteraan kembali. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan kami dengan sejahtera, dan masukkanlah kami ke surga negeri kesejahteraan. Maha Berkah Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau wahai Dzat Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”
3. Memohon Kemudahan Mengingat, Bersyukur, dan Beribadah dengan Baik
Salah satu doa penting yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Mu’adz bin Jabal adalah permohonan agar dibantu dalam berdzikir (mengingat Allah), bersyukur, dan beribadah dengan cara yang terbaik. Doa ini menunjukkan bahwa untuk bisa konsisten dalam ketaatan, kita membutuhkan pertolongan dari Allah SWT.
Berikut bacaannya:
اَللّٰهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
ALLAHUMMA A’INNIY ‘ALAA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBAADATIK.
Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku agar dapat mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”
Doa ini merupakan permohonan yang sangat mendasar bagi seorang hamba. Kita memohon kekuatan dari Allah untuk terus terhubung dengan-Nya melalui dzikir, mengakui segala nikmat-Nya dengan bersyukur, dan menjalankan setiap ibadah dengan penuh keikhlasan dan sesuai tuntunan.
4. Membaca Kalimat Tauhid
Meyakini dan mengucapkan kalimat tauhid adalah inti dari keimanan. Setelah sholat, memperbarui keyakinan ini dengan mengucapkannya kembali merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Bacaan kalimat tauhid:
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDahuu LAA SYARIIKALAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI’IN QADIIR.
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Bacaan ini dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali setelah sholat fardhu, kecuali setelah sholat Maghrib dan Shubuh yang dianjurkan dibaca sepuluh kali. Mengulang-ulang kalimat ini memperkuat akidah kita dan mengingatkan kita akan keesaan dan kekuasaan Allah SWT.
5. Memohon Perlindungan dari Api Neraka
Neraka adalah tempat siksa yang sangat pedih. Memohon perlindungan dari api neraka adalah salah satu permohonan penting yang hendaknya senantiasa kita panjatkan, terutama setelah sholat.
Bacaan doa memohon perlindungan dari api neraka:
اَللّٰهُمَّ أَجِرْنِيْ مِنَ النَّارِ.
ALLAHUMMA AJIRNIY MINAN NAAR.
Artinya: “Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.”
Doa ini secara khusus dianjurkan dibaca sebanyak tujuh kali setelah sholat Maghrib dan Shubuh, meskipun baik juga diamalkan setelah sholat fardhu lainnya.
6. Membaca Ayat Kursi
Ayat Kursi adalah ayat yang sangat agung dalam Al-Qur’an. Membacanya setelah sholat fardhu memiliki keutamaan yang besar, salah satunya adalah jaminan masuk surga bagi yang membacanya secara istiqamah setelah setiap sholat fardhu.
Berikut bacaan Ayat Kursi:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ.
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ.
A’uudzu billaahi minasy-syaythaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim. ALLAHU LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU. LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FIS SAMAAWAATI WA MAA FIL ARDH. MAN DZAL LADZII YASYFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA’LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI’IM MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAA SYAA’. WASI’A KURSIYYUHUS SAMAAWAATI WAL ARDH. WA LAA YA’UUDUHUU HIFZHUHUMAA. WA HUWAL ‘ALIYYUL ‘AZHIIM.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Membaca Ayat Kursi setelah sholat memberikan ketenangan hati dan perlindungan dari gangguan setan.
7. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Membaca tiga surat pendek ini (dikenal sebagai Al-Mu’awwidzat) setelah sholat juga sangat dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai keburukan.
-
Surat Al-Ikhlas: Mengajarkan tentang keesaan Allah SWT.
قُلْ هُوَ اللّٰهُ أَحَدٌ. اللّٰهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ.
QUL HUWALLAHU AHAD. ALLAHUS SHAMAD. LAM YALID WA LAM YUULAD. WA LAM YAKUL LAHU KUFUAWAN AHAD.
Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” -
Surat Al-Falaq: Memohon perlindungan dari kejahatan makhluk.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ.
QUL A’UDZU BI RABBI AL-FALAQ. MIN SYARRI MAA KHALAQ. WA MIN SYARRI GHAASIQIN IDZA WAQAB. WA MIN SYARRIN NAFFAASAATI FIL ‘UQAD. WA MIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASAD.
Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” -
Surat An-Nas: Memohon perlindungan dari kejahatan setan dan godaannya.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ. إِلَٰهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ.
QUL A’UDZU BI RABBIN NAAS. MALIKIN NAAS. ILAahin NAAS. MIN SYARRIL WASWAASIL KHANNAAS. ALLADZII YUWASWISU FII SHUDUURIN NAAS. MINAL JINNATI WAN NAAS.
Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”
Membaca tiga surat ini setelah setiap sholat fardhu, terutama setelah Shubuh dan Maghrib, akan memberikan perlindungan dan benteng spiritual bagi diri kita.
8. Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Ini adalah salah satu dzikir yang paling populer dan banyak diamalkan setelah sholat. Mengucapkan Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar masing-masing sebanyak 33 kali, kemudian ditutup dengan bacaan pelengkap.
- Membaca Subhanallah (سُبْحَانَ اللّٰهِ) sebanyak 33 kali. Artinya: Maha Suci Allah.
- Membaca Alhamdulillah (اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ) sebanyak 33 kali. Artinya: Segala puji bagi Allah.
- Membaca Allahu Akbar (اَللّٰهُ أَكْبَرُ) sebanyak 33 kali. Artinya: Allah Maha Besar.
Kemudian dilanjutkan dengan bacaan penutup untuk menggenapkan jumlah menjadi 100:
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDahuu LAA SYARIIKALAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI’IN QADIIR.
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Mengamalkan dzikir ini secara rutin setelah sholat fardhu memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu diampuninya dosa-dosa meskipun sebanyak buih di lautan.
9. Doa-doa Tambahan dari Berbagai Sumber
Selain dzikir dan doa di atas, ada juga beberapa doa tambahan yang bisa dipanjatkan. Beberapa buku tuntunan sholat, seperti Risalah Tuntunan Shalat Lengkap dari Kementerian Agama, mencantumkan rangkaian doa setelah sholat yang komprehensif. Beberapa di antaranya adalah:
-
Doa untuk memohon penerimaan amal ibadah dan kesempurnaan sholat:
اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا، وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اللّٰهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
ALLAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATAANA WASHI YAAMANAA WARUKUU’ANAA WASUJUUDANAA WAQU’UUDANAA WATADLARRU’ANAA, WATAKHASYSYu’ANAA WATA’ABBUDANAA, WATAMMIM TAQSHIIRANAA YAA ALLAH YAA RABBAL’AALA MIIN.
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, ruku’ kami, sujud kami, duduk rebah kami, kekhusyu’an kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah kekurangan kami wahai Allah, Tuhan seru sekalian Alam.” -
Doa memohon ampunan dan rahmat:
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ. رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.
RABBANA DZHALAMNAA ANFUSANAA WA-IN LAM TAGHFIR LANAWATARHAMNAA LANAKUUNANNA MINAL KHAASIRIIN. RABBANAA WALAA TAHMIL ‘ALAINAA ISHRAN KAMAHAMALTAHUL’ALAL LADZIINA MIN QABLINAA RABBANAA WALAA TUHAMMILNAA MAALAA THAAQATALNAA BIHII WA’FU ‘ANNAA WAGHFIR LANAA WAR HAMNAA ANTA MAULAANAA FANSHURNAA ‘ALAL QAUMIL KAAFIRIIN.
Artinya: “Ya Allah! Kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” (Ini adalah penggalan dari akhir Surat Al-Baqarah) -
Doa memohon ketetapan hati dan rahmat:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.
RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZHADAITANAA WAHAB LANNA MIN LADUNKA RAHMATAN INNAKA ANTAL WAHHAAB.
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” (Ini adalah penggalan dari Surat Ali Imran ayat 8) -
Doa memohon ampunan untuk diri sendiri, orang tua, dan seluruh Muslimin:
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
RABBANAGHFIR LANAA WALIWAALIDINAA WALIJAMII’IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAATI WAL MU’MINIINAWAL MU’MINAATI AL-AHYAA-IMINHUM WALAMWAATI, INNAAKA ‘ALAA KULLI SYAIN QADIIR.
Artinya: “Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa-dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.” -
Doa sapu jagat (memohon kebaikan dunia dan akhirat):
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
RABBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WAFIL AAKHIRATI HASANATAN WAQINAA ‘ADZAABANNAAR.
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka.” (Ini adalah penggalan dari Surat Al-Baqarah ayat 201) -
Doa penutup dzikir:
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
SUBHAANA RABBIKA RABBILI’ZZATI AMMAA YA - SHIFUUNA WASALAAMUN ‘ALAL MURSALHNA WAL HAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIINA.
Artinya: “Maha Suci Tuhanmu, Tuhan Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan. Dan kesejahteraan dilimpahkan atas Para Rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.” (Ini adalah penggalan dari Surat Ash-Shaffat ayat 180-182)
Rangkaian dzikir dan doa ini bisa kita amalkan setelah sholat Ashar pada hari Rabu, 30 April 2025, maupun pada hari-hari lainnya setelah sholat fardhu. Mengamalkan dzikir dan doa setelah sholat secara rutin akan membersihkan hati, menenangkan jiwa, dan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Ini adalah cara kita untuk senantiasa mengingat-Nya di setiap kesempatan.
Berikut adalah video yang berisi bacaan dzikir setelah sholat yang bisa menjadi panduan:
(Catatan: Silakan ganti YOUR_YOUTUBE_VIDEO_ID_HERE dengan ID video YouTube yang relevan tentang dzikir setelah sholat fardhu)
Mari kita jadikan momen setelah sholat fardhu, termasuk sholat Ashar, sebagai waktu yang berharga untuk berinteraksi langsung dengan Allah SWT melalui dzikir dan doa. Semoga setiap amalan kita diterima oleh Allah SWT.
Bagikan pengalaman atau doa favoritmu yang sering kamu baca setelah sholat di kolom komentar!
Posting Komentar