Bye-bye Iklan! Ini Cara Ampuh Hilangkan Iklan di HP Android & iPhone-mu

Table of Contents

Cara Ampuh Hilangkan Iklan di HP Android & iPhone-mu

Pasti kesel banget kan kalau lagi asyik main HP, eh tiba-tiba muncul iklan pop-up yang nutupin layar atau iklan video yang nggak bisa diskip? Ganggu banget, bikin mood langsung jelek. Iklan di HP memang jadi salah satu hal paling bikin bete buat banyak pengguna smartphone, baik di Android maupun iPhone. Untungnya, ada kok beberapa cara jitu yang bisa kamu coba buat ngurangin bahkan ngilangin iklan-iklan nyebelin itu.

Iklan ini muncul dari berbagai sumber, mulai dari aplikasi gratis yang kamu pasang, situs web yang kamu kunjungi di browser, bahkan kadang ada juga iklan yang muncul di antarmuka HP itu sendiri. Nggak cuma bikin boros kuota internet, iklan pop-up juga kadang bikin HP jadi lemot atau nggak responsif. Makanya, penting banget buat tahu gimana caranya biar HP kita lebih bersih dari iklan-iklan yang nggak diinginkan ini. Yuk, langsung aja kita bahas cara-caranya satu per satu buat pengguna Android dan iPhone!

Menghilangkan Iklan di HP Android

Pengguna Android seringkali nemuin iklan yang muncul di berbagai tempat. Kadang iklannya muncul di dalam aplikasi, di browser, bahkan ada yang tiba-tiba muncul di home screen atau layar kunci! Ini bikin pengalaman pakai HP jadi nggak nyaman. Tapi tenang, ada beberapa trik yang bisa kamu pakai buat mengatasi masalah iklan di HP Androidmu.

Iklan yang Muncul di Home Screen atau Tumpang Tindih (Overlay)

Salah satu iklan yang paling bikin kaget adalah yang tiba-tiba muncul di layar utama atau bahkan saat kamu lagi buka aplikasi lain. Iklan jenis ini biasanya disebabkan oleh aplikasi yang punya izin khusus buat muncul di atas aplikasi lain. Izin ini disebut “Appear on top” atau “Draw over other apps”. Biasanya, ini ulah dari aplikasi-aplikasi gratis yang kamu download, apalagi yang nggak jelas sumbernya.

Matiin izin ini bisa jadi solusi ampuh buat ngilangin iklan overlay yang muncul tiba-tiba. Kamu perlu cek satu per satu aplikasi yang mencurigakan atau baru aja kamu install sebelum iklan itu muncul. Langkahnya sih gampang banget, tapi mungkin namanya sedikit beda tergantung merek dan versi Android HP-mu.

Berikut cara umum buat mematikan izin iklan overlay di Android:

  1. Cari dan ketuk lama ikon aplikasi yang kamu curigai jadi sumber iklan. Biasanya, setelah kamu ketuk lama, akan muncul menu pop-up.
  2. Di menu pop-up itu, cari dan pilih opsi Info Aplikasi atau Detail Aplikasi atau simbol “i” di lingkaran. Ini akan bawa kamu ke halaman pengaturan detail aplikasi tersebut.
  3. Di halaman info aplikasi, gulir ke bawah sampai kamu nemuin opsi yang berkaitan dengan izin tampilan atau overlay. Namanya bisa macem-macem, seperti Tampil di Atas, Muncul di Atas, Gambar di Atas Aplikasi Lain, atau Appear on top.
  4. Ketuk opsi izin tersebut, lalu matikan sakelar (toggle) untuk izin tersebut. Ini akan mencegah aplikasi tersebut menampilkan jendela di atas aplikasi lain atau di home screen.

Ulangi langkah ini buat aplikasi-aplikasi lain yang kamu curigai. Kalau nggak yakin aplikasi mana yang bikin iklan muncul, coba ingat-ingat aplikasi apa yang terakhir kamu install sebelum iklan itu mulai mengganggu. Biasanya aplikasi-aplikasi gratisan dari sumber yang kurang terpercaya atau aplikasi “booster”/ “cleaner” yang malah bawa iklan.

Iklan di Browser (Google Chrome)

Google Chrome adalah browser bawaan di banyak HP Android dan seringkali jadi tempat munculnya iklan, terutama iklan pop-up dan pengalihan (redirect). Untungnya, Chrome punya fitur bawaan buat ngeblokir jenis iklan yang mengganggu ini. Memanfaatkan fitur ini bisa bikin pengalaman browsing kamu jadi lebih mulus.

Mematikan pop-up dan pengalihan di Chrome itu langkah awal yang penting. Pop-up adalah jendela kecil yang tiba-tiba muncul, sementara pengalihan adalah saat browser tiba-tiba pindah ke halaman lain tanpa kamu klik apa-apa. Keduanya sama-sama bikin sebel dan seringkali isinya iklan atau bahkan situs berbahaya.

Berikut langkah-langkah buat mengatur pemblokiran iklan di Google Chrome Android:

  1. Buka aplikasi Google Chrome di HP Android-mu.
  2. Ketuk ikon tiga titik vertikal di sudut kanan atas layar browser. Ini akan membuka menu opsi.
  3. Di menu yang muncul, pilih opsi Setelan atau Settings. Kamu akan masuk ke halaman pengaturan Chrome.
  4. Gulir ke bawah dan cari bagian Setelan Situs atau Site settings. Ketuk opsi ini.
  5. Di dalam Setelan Situs, cari dan pilih menu Pop-up dan pengalihan atau Pop-ups and redirects.
  6. Di halaman Pop-up dan pengalihan, pastikan sakelar dimatikan (warna abu-abu). Ini mencegah sebagian besar pop-up dan pengalihan muncul.
  7. Kembali ke halaman Setelan Situs. Gulir lagi dan cari opsi Iklan atau Ads.
  8. Ketuk opsi Iklan dan pastikan sakelarnya dimatikan. Ini akan memblokir iklan-iklan yang dianggap mengganggu atau menyesatkan oleh Chrome di situs web.

Selain langkah-langkah di atas, kamu juga bisa coba beberapa tips tambahan buat mengurangi iklan saat browsing di Chrome:

  • Aktifkan Mode Penghemat Data: Di pengaturan Chrome, cari opsi Penghemat Data (Lite mode). Mode ini bisa mengurangi penggunaan data dan kadang juga membantu memblokir iklan yang berat, meskipun tujuan utamanya bukan pemblokiran iklan.
  • Bersihkan Data Penjelajahan: Kadang iklan muncul karena cache atau cookies dari situs yang pernah kamu kunjungi. Membersihkan data penjelajahan secara berkala (History -> Clear browsing data) bisa membantu.
  • Pertimbangkan Browser Lain: Kalau Chrome masih terasa banyak iklannya, kamu bisa coba browser lain yang memang didesain dengan fitur pemblokir iklan bawaan yang lebih kuat, seperti Brave Browser atau Firefox dengan add-on (ekstensi) pemblokir iklan seperti uBlock Origin.

Memilih browser lain bisa jadi alternatif yang ampuh kalau kamu memang sering browsing dan nggak mau repot dengan pengaturan iklan di Chrome. Browser seperti Brave bahkan secara otomatis memblokir iklan dan tracker di berbagai situs web.

Menggunakan Private DNS di Android

Salah satu cara paling efektif buat ngeblokir iklan di seluruh sistem Android (bukan cuma di browser atau aplikasi tertentu) adalah dengan menggunakan Private DNS. Fitur ini tersedia di Android versi 9 (Pie) ke atas. Dengan mengatur Private DNS ke server yang dikelola untuk memblokir iklan, HP-mu akan otomatis menolak koneksi ke server iklan.

Ini ibarat kamu memberi tahu HP-mu untuk menggunakan “daftar hitam” server iklan saat mencari alamat situs atau konten di internet. Hasilnya, iklan yang mau dimuat nggak akan pernah sampai ke HP-mu. Cara ini cukup teknis tapi dampaknya signifikan.

Berikut langkah-langkah mengatur Private DNS di Android:

  1. Buka Pengaturan atau Settings di HP Android-mu.
  2. Cari opsi yang berkaitan dengan Jaringan & Internet, Koneksi, atau sejenisnya. Namanya bisa beda-beda.
  3. Di dalam menu jaringan, cari dan pilih opsi DNS Pribadi atau Private DNS. Letaknya kadang tersembunyi di dalam Setelan Lanjutan atau Lainnya.
  4. Kamu akan melihat beberapa pilihan: Mati, Otomatis, dan Nama host penyedia DNS pribadi. Pilih opsi Nama host penyedia DNS pribadi (Private DNS provider hostname).
  5. Di kolom yang disediakan, masukkan alamat server DNS pemblokir iklan. Contoh alamat yang populer dan bisa dicoba antara lain:

    • dns.adguard.com
    • dns.google (ini DNS Google biasa, nggak blokir iklan tapi lebih privat dari DNS bawaan provider)
    • cloudflare-dns.com (DNS Cloudflare, juga nggak blokir iklan tapi cepat dan privat)
    • dns.quad9.net (Quad9, fokus keamanan tapi nggak utama blokir iklan)

    Penting: Yang paling sering direkomendasikan untuk blokir iklan adalah dns.adguard.com.
    6. Setelah memasukkan alamat server DNS, ketuk Simpan.

Setelah disimpan, HP-mu akan mulai menggunakan server DNS tersebut. Kamu akan langsung merasakan perbedaannya, iklan di banyak aplikasi dan browser akan berkurang drastis atau bahkan hilang sama sekali. Cara ini relatif aman dan nggak perlu root HP. Namun, perlu diingat bahwa cara ini memblokir iklan di tingkat jaringan, jadi mungkin ada beberapa iklan yang tetap lolos, terutama iklan yang terintegrasi langsung di dalam konten aplikasi tertentu.

Menghapus Aplikasi Sumber Iklan

Kalau iklan pop-up di home screen atau layar kunci masih muncul setelah matiin izin overlay, kemungkinan besar ada aplikasi bandel yang sengaja dibuat untuk menayangkan iklan. Aplikasi ini kadang nggak punya ikon jelas atau namanya aneh biar susah dihapus.

Tips buat nyari aplikasi ini:

  • Buka menu Aplikasi di Pengaturan dan urutkan berdasarkan tanggal pemasangan (paling baru). Cek aplikasi-aplikasi yang baru aja kamu install.
  • Cari aplikasi dengan nama yang aneh, ikon kosong, atau ikon yang mirip dengan aplikasi sistem tapi kamu nggak ingat pernah menginstalnya.
  • Baca ulasan (review) aplikasi sebelum menginstalnya. Kalau banyak yang komplain soal iklan pop-up, jangan diinstal!
  • Kalau iklannya muncul terus-menerus, coba masuk ke Safe Mode. Di Safe Mode, hanya aplikasi bawaan sistem yang berjalan. Kalau di Safe Mode iklannya hilang, berarti sumbernya adalah aplikasi pihak ketiga yang kamu install. Keluar dari Safe Mode, lalu mulai uninstall aplikasi yang kamu curigai satu per satu.

Cara masuk Safe Mode biasanya beda-beda tiap HP, tapi umumnya: tekan dan tahan tombol power sampai muncul opsi matikan/restart, lalu tekan dan tahan opsi matikan sampai muncul pilihan untuk masuk Safe Mode.

Menghapus aplikasi sumber iklan adalah solusi paling tuntas untuk iklan yang berasal dari aplikasi pihak ketiga. Jadi, hati-hati saat menginstal aplikasi baru, terutama dari luar Play Store.

Video Tutorial Menghilangkan Iklan di Android

Untuk visualisasi langkah-langkah di atas, kamu bisa tonton video tutorial di YouTube. Cari saja dengan kata kunci “cara menghilangkan iklan di hp android” atau “remove ads android”.

[sisipkan URL video YouTube yang relevan, contoh: https://www.youtube.com/watch?v=example_video_id]

(Catatan: Ganti example_video_id dengan ID video YouTube yang relevan. Karena saya tidak bisa browsing real-time, ini hanya placeholder. Dalam implementasi nyata, akan disisipkan URL video yang valid.)

Menghilangkan Iklan di iPhone

Pengguna iPhone mungkin nggak separah Android dalam hal iklan pop-up di home screen, tapi tetap saja ada iklan yang muncul, terutama di dalam aplikasi atau saat browsing. Apple sendiri punya sistem iklan yang mereka gunakan, meskipun mereka mengklaim fokus pada privasi pengguna. Kamu bisa mengontrol beberapa jenis iklan yang ditayangkan Apple atau iklan yang menggunakan data lokasimu.

Berbeda dengan Android yang lebih terbuka, iPhone punya kontrol privasi yang terpusat di Pengaturan. Ini mempermudah kamu buat mengatur iklan yang ingin kamu terima.

Mematikan Iklan Berbasis Lokasi

Salah satu cara iklan bisa relevan denganmu adalah dengan menggunakan data lokasi HP-mu. Iklan berbasis lokasi ini bisa menargetkan kamu berdasarkan tempat-tempat yang sering kamu kunjungi. Kalau kamu merasa nggak nyaman dengan iklan yang muncul berdasarkan lokasimu, kamu bisa mematikan izin akses lokasi untuk aplikasi tertentu atau bahkan mematikan layanan lokasi secara keseluruhan (meskipun ini nggak disarankan karena banyak fungsi HP yang butuh lokasi, seperti peta).

Langkah-langkah buat memblokir iklan berbasis lokasi di iPhone:

  1. Buka aplikasi Pengaturan (Settings).
  2. Gulir ke bawah dan pilih opsi Privasi & Keamanan (Privacy & Security). Di iOS versi lama, mungkin namanya hanya “Privasi”.
  3. Di dalam menu Privasi & Keamanan, pilih Layanan Lokasi (Location Services).
  4. Di sini, kamu punya dua pilihan:
    • Matikan Layanan Lokasi sepenuhnya: Ketuk sakelar di bagian paling atas halaman Layanan Lokasi untuk mematikannya. PERHATIAN: Ini akan mematikan semua fitur yang bergantung pada lokasi, seperti peta, penanda lokasi di foto, dll. Jadi, pertimbangkan baik-baik sebelum melakukan ini.
    • Atur izin lokasi per aplikasi: Gulir ke bawah dan kamu akan melihat daftar aplikasi yang meminta akses lokasi. Cari aplikasi seperti App Store atau Berita (News) yang mungkin menggunakan lokasimu untuk iklan. Ketuk nama aplikasinya, lalu ubah pengaturannya dari “Saat Aplikasi Digunakan” atau “Selalu” menjadi “Tidak Pernah” (Never).

Mematikan izin lokasi untuk aplikasi spesifik yang mungkin menayangkan iklan (seperti App Store atau News) adalah cara yang lebih aman daripada mematikan Layanan Lokasi sepenuhnya, karena fungsi penting HP-mu nggak akan terganggu.

Mematikan Iklan yang Dipersonalisasi oleh Apple

Apple menayangkan iklannya di beberapa aplikasi bawaan mereka, seperti App Store, Apple News, dan Saham. Iklan ini seringkali dipersonalisasi, artinya Apple menggunakan data tentangmu (seperti aplikasi yang kamu unduh, pembelianmu, atau bahkan preferensi yang kamu atur) untuk menayangkan iklan yang relevan. Apple mengklaim proses ini dilakukan dengan menjaga privasi pengguna, tapi kalau kamu tetap nggak mau iklanmu dipersonalisasi, kamu bisa mematikannya.

Mematikan iklan yang dipersonalisasi ini akan membuat iklan yang kamu lihat jadi kurang relevan, tapi nggak akan mengurangi jumlah iklan secara keseluruhan. Jadi, kamu tetap akan melihat iklan, tapi isinya mungkin nggak sesuai dengan minatmu.

Berikut cara memblokir iklan yang dipersonalisasi di iPhone:

  1. Buka aplikasi Pengaturan (Settings).
  2. Gulir ke bawah dan pilih opsi Privasi & Keamanan (Privacy & Security).
  3. Gulir ke bawah lagi sampai menemukan bagian paling bawah, lalu pilih opsi Iklan Apple (Apple Advertising).
  4. Di halaman Iklan Apple, ketuk sakelar di samping opsi Iklan yang Dipersonalisasi (Personalized Ads) untuk mematikannya. Sakelar akan berubah warna menjadi abu-abu.

Setelah ini, Apple tidak akan menggunakan datamu untuk menargetkan iklan yang relevan. Iklan yang muncul akan bersifat lebih umum.

Menggunakan Fitur Pencegahan Pelacakan di Safari

Browser Safari di iPhone punya fitur bawaan yang cukup bagus buat ngelawan tracker (pelacak) di situs web, yang seringkali juga digunakan buat menayangkan iklan yang ditargetkan. Fitur ini namanya “Pencegahan Pelacakan Lintas-Situs” (Prevent Cross-Site Tracking). Pastikan fitur ini aktif buat meningkatkan privasimu saat browsing dan mengurangi iklan yang ‘ngintilin’ kamu dari satu situs ke situs lain.

Cara mengaktifkannya:

  1. Buka Pengaturan (Settings).
  2. Gulir ke bawah dan pilih Safari.
  3. Gulir ke bawah ke bagian Privasi & Keamanan (Privacy & Security).
  4. Pastikan sakelar di samping Pencegahan Pelacakan Lintas-Situs (Prevent Cross-Site Tracking) aktif (warna hijau).
  5. Kamu juga bisa mengaktifkan Blokir Semua Cookie (Block All Cookies), tapi ini bisa bikin beberapa situs nggak berfungsi dengan baik, jadi pertimbangkan.

Selain itu, kamu juga bisa memasang ekstensi pemblokir iklan di Safari. Sejak iOS 15, Safari mendukung ekstensi dari App Store. Cari aplikasi pemblokir iklan di App Store (banyak pilihan populer seperti AdBlock, 1Blocker, dll.), install aplikasinya, lalu aktifkan ekstensinya di pengaturan Safari (Pengaturan > Safari > Ekstensi). Ini cara paling efektif buat ngeblokir iklan saat browsing di Safari.

Menghapus Aplikasi Sumber Iklan di iPhone

Sama seperti Android, iklan yang muncul terus-menerus di iPhone (terutama pop-up di luar browser) bisa jadi ulah aplikasi pihak ketiga. Meskipun lebih jarang terjadi dibanding di Android, aplikasi nakal tetap ada di App Store.

Tips buat mengidentifikasi dan menghapus aplikasi sumber iklan:

  • Ingat-ingat aplikasi apa yang baru saja kamu install sebelum iklan mulai muncul.
  • Cek aplikasi-aplikasi gratis yang kurang terkenal atau yang meminta banyak izin yang nggak wajar.
  • Cari aplikasi dengan ikon aneh atau nama generik di daftar aplikasi kamu.
  • Baca ulasan aplikasi di App Store sebelum mengunduh. Ulasan negatif seringkali menyebutkan soal iklan yang mengganggu.

Kalau kamu sudah curiga sama satu aplikasi, cara menghapusnya gampang:

  1. Di Home Screen, cari ikon aplikasi yang ingin dihapus.
  2. Ketuk dan tahan ikon aplikasi sampai muncul menu.
  3. Pilih Hapus App (Remove App).
  4. Pilih Hapus App (Delete App) lagi untuk mengonfirmasi.

Menghapus aplikasi yang dicurigai adalah langkah penting kalau iklan pop-up muncul di luar browser atau aplikasi bawaan.

Video Tutorial Menghilangkan Iklan di iPhone

Buat panduan visual tentang cara mengatur privasi dan iklan di iPhone, kamu bisa lihat video tutorial di YouTube. Cari dengan kata kunci “cara menghilangkan iklan di iphone” atau “remove ads iphone”.

[sisipkan URL video YouTube yang relevan, contoh: https://www.youtube.com/watch?v=another_example_video_id]

(Catatan: Ganti another_example_video_id dengan ID video YouTube yang relevan. Ini juga placeholder.)

Tips Umum Tambahan Buat Kedua Platform

Selain cara-cara spesifik di atas, ada beberapa tips umum yang berlaku buat pengguna Android maupun iPhone buat ngurangin paparan iklan yang nggak diinginkan.

Hati-hati Saat Menginstal Aplikasi Baru

Sumber iklan terbanyak datang dari aplikasi, terutama aplikasi gratisan. Developer aplikasi gratis butuh cara buat dapet uang, dan iklan adalah cara paling umum. Tapi, beberapa developer nakal memasukkan terlalu banyak iklan atau bahkan iklan yang agresif dan susah ditutup.

Selalu baca deskripsi dan ulasan sebelum menginstal aplikasi, bahkan dari toko resmi seperti Play Store atau App Store. Perhatikan izin apa saja yang diminta aplikasi. Aplikasi senter nggak butuh akses ke kontakmu, kan? Waspada kalau aplikasi gratisan minta izin yang nggak relevan.

Gunakan Ad-Blocker (Hati-hati Memilihnya)

Ada banyak aplikasi pemblokir iklan di Play Store dan App Store. Aplikasi ini bisa bekerja dengan berbagai cara, mulai dari menggunakan VPN lokal, mengubah pengaturan proxy, atau memodifikasi file host di sistem (metode terakhir butuh akses root di Android).

Namun, berhati-hatilah saat memilih aplikasi ad-blocker. Beberapa aplikasi pemblokir iklan justru bisa jadi malware atau scam yang malah mengumpulkan data kamu atau bahkan menayangkan iklan mereka sendiri! Selalu pilih aplikasi ad-blocker dari developer yang terpercaya dan punya reputasi baik. Baca ulasan dari pengguna lain dan cari informasi independen tentang aplikasi tersebut sebelum menginstalnya.

Alternatif yang lebih aman adalah menggunakan browser yang punya pemblokir iklan bawaan atau mengatur Private DNS seperti yang dijelaskan di bagian Android.

Perhatikan Izin Aplikasi Setelah Update

Kadang, setelah aplikasi diperbarui (update), izinnya bisa berubah atau ada fitur iklan baru yang ditambahkan. Biasakan buat cek lagi izin aplikasi setelah mengupdate aplikasi, terutama kalau tiba-tiba muncul iklan yang aneh setelah update tersebut.

Di Android, kamu bisa cek izin aplikasi lewat Pengaturan > Aplikasi > [Pilih Aplikasinya] > Izin. Di iPhone, cek lewat Pengaturan > Privasi & Keamanan > [Jenis Izin, contoh: Lokasi, Foto, dll.] atau Pengaturan > [Nama Aplikasinya].

Menggunakan VPN dengan Fitur Ad-Blocking

Beberapa layanan VPN (Virtual Private Network) premium menawarkan fitur tambahan berupa pemblokiran iklan. Saat kamu terhubung ke VPN ini, lalu lintas internetmu akan dialihkan melalui server mereka, dan server tersebut akan memfilter permintaan iklan sebelum sampai ke HP-mu.

Ini adalah cara yang cukup efektif buat ngeblokir iklan di berbagai aplikasi dan browser, karena pemblokiran terjadi di tingkat jaringan. Namun, kamu perlu berlangganan layanan VPN yang menawarkan fitur ini. Pastikan memilih penyedia VPN yang terkemuka dan tepercaya demi keamanan dan privasimu.

Pahami Model Bisnis Aplikasi Gratis

Mayoritas aplikasi dan layanan gratis bisa ada karena adanya iklan. Ketika kamu menggunakan aplikasi gratis, kamu sebenarnya ‘membayar’ dengan perhatianmu terhadap iklan yang ditayangkan. Kalau kamu benar-benar benci iklan dan ingin pengalaman bebas iklan sepenuhnya, seringkali solusinya adalah beralih ke aplikasi berbayar atau versi premium dari aplikasi gratis yang kamu gunakan (biasanya ada opsi “hapus iklan” dengan membayar sejumlah uang).

Mendukung developer dengan membayar untuk versi bebas iklan adalah cara terbaik dan paling etis untuk menikmati aplikasi tanpa gangguan iklan, sekaligus membantu mereka terus mengembangkan aplikasi yang bagus.

Penutup: Lawan Iklan yang Mengganggu!

Iklan di HP memang bikin nggak nyaman, tapi bukan berarti kita nggak bisa ngapa-ngapain. Dengan memahami sumber-sumber iklan dan cara kerjanya, serta tahu pengaturan apa saja yang bisa diubah di HP Android atau iPhone kita, kita bisa mengurangi paparan iklan yang nggak diinginkan secara signifikan. Mulai dari ngatur izin aplikasi, setelan browser, sampai manfaatin fitur canggih kayak Private DNS atau VPN, banyak cara buat bikin HP-mu jadi tempat yang lebih nyaman dan bebas gangguan iklan.

Jangan ragu buat nyoba satu per satu tips di atas dan lihat mana yang paling efektif buat kondisi HP dan kebiasaanmu. Mungkin perlu sedikit waktu buat bereksperimen, tapi hasilnya pasti sepadan: HP yang lebih cepat, kuota lebih hemat, dan mood yang nggak gampang rusak gara-gara iklan tiba-tiba muncul!

Gimana, kamu sudah coba cara yang mana buat ngilangin iklan di HP-mu? Atau kamu punya trik jitu lain yang belum disebutin di sini? Share pengalamanmu di kolom komentar ya! Mari kita sama-sama lawan iklan yang bikin kesel!

Posting Komentar