Jangan Kelewatan! Jadwal Puasa Sunnah Jelang Iduladha 2025 + Niatnya

Table of Contents

Jangan Kelewatan! Jadwal Puasa Sunnah Jelang Iduladha 2025 + Niatnya

Bulan Dzulhijjah sebentar lagi tiba, membawa berkah dan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah. Selain ibadah kurban dan haji bagi yang mampu, ada amalan sunnah yang sayang banget buat dilewatkan, yaitu puasa sunnah di hari-hari menjelang Iduladha. Dua puasa sunnah yang paling dianjurkan adalah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.

Melaksanakan puasa di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah punya keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini. Jadi, kesempatan ini benar-benar istimewa untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya sebelum Hari Raya Iduladha tiba.

Mengenal Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah

Ada dua hari penting menjelang Iduladha yang sangat dianjurkan untuk berpuasa. Hari pertama adalah Hari Tarwiyah, yang jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah. Hari kedua, yang paling utama, adalah Hari Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Kedua puasa ini memiliki keutamaan yang berbeda dan sangat rugi jika dilewatkan begitu saja.

Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari ke-8 bulan Dzulhijjah. Nama Tarwiyah sendiri berasal dari kata ‘tarawwa’ yang artinya berpikir atau merenung. Konon, pada hari ini Nabi Ibrahim AS merenungkan mimpinya untuk menyembelih putranya, Ismail AS. Berpuasa pada hari ini diyakini dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu.

Setelah Puasa Tarwiyah, ada Puasa Arafah di hari berikutnya, tanggal 9 Dzulhijjah. Hari Arafah adalah puncaknya ibadah haji, di mana para jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk berwuquf. Bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, sangat disunnahkan untuk berpuasa di hari ini. Keutamaan Puasa Arafah sangat besar, yaitu dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, Masya Allah!

Jadwal Puasa Sunnah Jelang Iduladha 2025

Berdasarkan perkiraan kalender Hijriyah, Iduladha 1446 H akan jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Untuk tahun 2025, diperkirakan 10 Dzulhijjah 1446 H akan bertepatan dengan sekitar tanggal 7 atau 8 Juni 2025, tergantung hasil sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah nanti. Dengan asumsi Iduladha jatuh pada Sabtu, 7 Juni 2025, maka jadwal puasa sunnahnya adalah sebagai berikut:

  • Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah 1446 H): Diperkirakan jatuh pada hari Kamis, 5 Juni 2025.
  • Hari Arafah (9 Dzulhijjah 1446 H): Diperkirakan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Jadi, persiapkan dirimu untuk menyambut dua hari istimewa ini dengan berpuasa ya. Jangan lupa untuk selalu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah atau otoritas terkait mengenai penetapan tanggal 1 Dzulhijjah untuk memastikan jadwal yang tepat.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Sama seperti puasa lainnya, saat hendak melaksanakan Puasa Tarwiyah dan Arafah, kita wajib membaca niat di dalam hati. Niat ini dibaca sebelum terbit fajar atau sebelum waktu Subuh. Berikut adalah bacaan niat untuk kedua puasa tersebut:

Niat Puasa Tarwiyah

Niat Puasa Tarwiyah dibaca pada malam hari sebelum puasa atau sebelum fajar menyingsing.

Bacaan Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Transliterasi Latin:
Nawaitu shauma Tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:
“Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah

Niat Puasa Arafah juga dibaca pada malam hari sebelum puasa atau sebelum fajar.

Bacaan Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Transliterasi Latin:
Nawaitu shauma ‘Arafata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:
“Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Jika lupa membaca niat di malam hari, kamu masih bisa berniat di pagi hari asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa dan waktunya masih sebelum Dzuhur. Niatnya cukup dilafalkan dalam hati, “Saya niat berpuasa esok hari karena Allah Ta’ala,” sambil menentukan jenis puasanya (Tarwiyah atau Arafah).

Keutamaan Berpuasa di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Selain Puasa Tarwiyah dan Arafah, sebenarnya sangat dianjurkan juga untuk memperbanyak amal saleh, termasuk puasa, di hari-hari pertama bulan Dzulhijjah. Puasa di hari-hari ini, mulai dari tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah, juga punya pahala yang besar lho.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya dari pada sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah). Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani).

Jadi, kalau kamu kuat dan mampu, puasa dari tanggal 1 Dzulhijjah sampai Hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) itu super banget pahalanya! Setiap harinya punya keutamaan tersendiri. Puasa tanggal 1-7 Dzulhijjah sering disebut sebagai puasa tujuh hari pertama Dzulhijjah.

Puasa sunnah ini adalah cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih rahmat serta ampunan-Nya di momen yang istimewa ini. Selain puasa, jangan lupa juga untuk memperbanyak ibadah lain seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, dan berbakti kepada orang tua.

Menjelang Iduladha, mari kita manfaatkan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual. Berpuasa sunnah adalah salah satu cara terbaik untuk meraih keberkahan di bulan Dzulhijjah. Jangan sampai kesempatan emas ini terlewatkan begitu saja ya!

Nah, sudah tahu kan jadwal dan niat puasa sunnah menjelang Iduladha 2025? Yuk, niatkan dari sekarang dan semoga kita semua diberi kemudahan serta kekuatan untuk melaksanakannya.

Bagaimana persiapanmu menyambut bulan Dzulhijjah dan Iduladha? Apakah kamu berencana menjalankan Puasa Tarwiyah dan Arafah? Share di kolom komentar ya!

Posting Komentar