Solo Lagi Hype! 8 Spot Instagramable Dekat Stasiun, Gampang Diakses!

Table of Contents

Solo, kota yang sering disebut ‘The Spirit of Java’, memang punya pesona yang nggak ada habisnya. Bukan cuma kaya akan warisan budaya dan kuliner yang menggoyang lidah, tapi juga punya segudang tempat wisata kekinian yang bikin media sosialmu makin kece. Nggak heran, setiap hari pasti ada saja video viral tentang spot-spot hits di Solo yang bikin penasaran banyak orang.

Buat kamu yang lagi merencanakan liburan, Solo adalah pilihan yang pas banget. Kota ini super gampang dijangkau, lho. Mau naik kereta api listrik (KRL) atau bus? Bisa. Mau naik pesawat? Bandara Adi Sumarmo Boyolali siap menyambutmu. Jadi, nggak perlu pusing mikirin transportasi, deh!

Solo menawarkan beragam jenis wisata, mulai dari edukasi, sejarah, sampai destinasi dengan spot foto yang super instagramable. Pilihannya banyak banget, kadang justru bikin bingung mau ke mana dulu, kan? Nah, kalau kamu lagi nyari ide liburan seru bareng keluarga atau teman-teman di Solo, yuk simak daftar rekomendasi di bawah ini! Pasti bikin momen liburanmu makin berkesan dan feed Instagram-mu makin keren.

Liburan Seru di Solo: Destinasi Kekinian yang Wajib Dikunjungi!

Solo memang surganya para penjelajah. Dari ujung ke ujung, ada saja hal menarik yang bisa kamu temukan. Buat kamu yang doyan foto-foto dan pengen punya stok konten medsos yang estetik, 8 rekomendasi tempat di Solo ini wajib banget masuk itinerary kamu. Semuanya gampang diakses dan dijamin bikin kamu betah berlama-lama!

1. Tumurun Museum

Pilihan pertama wisata hits di Solo adalah Tumurun Museum. Museum seni kontemporer ini benar-benar bikin mata melek dan jiwa seni terangsang! Dibuka mulai Selasa sampai Minggu, dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, lokasinya juga strategis banget di Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 2/4, Surakarta. Gampang banget dicari dan dijangkau, terutama kalau kamu dari pusat kota.

Saat ini, sampai 4 Januari 2026, Tumurun Museum lagi ngadain pameran seni berjudul “Aku/Dunia”. Pameran ini spesial banget karena mengeksplorasi praktik potret seni rupa Indonesia dari masa ke masa. Kamu bakal diajak melihat berbagai karya seni potret dengan gaya dan teknik yang berbeda, yang pastinya punya cerita dan makna mendalam. Koleksi yang dipamerkan di sini benar-benar berkelas dan jarang kamu temui di tempat lain.

Pengunjung diberi waktu sekitar 1 jam di dalam ruang pameran untuk menikmati setiap detail karya seni. Waktu ini cukup kok untuk kamu berinteraksi dengan seni dan tentu saja, mengambil ribuan foto aesthetic. Dengan Harga Tiket Masuk (HTM) cuma 25 ribu rupiah per orang, kamu bisa dapat pengalaman seni yang luar biasa sekaligus stok foto yang instagramable banget! Jangan lewatkan kesempatan untuk berpose di antara instalasi seni yang unik dan pencahayaan yang dramatis.

Tumurun Museum

2. Solo Safari

Buat kamu yang senang liburan sambil melemaskan kaki dan berinteraksi dengan satwa, Solo Safari adalah jawabannya! Wisata edukasi satwa yang baru beroperasi sejak tahun 2023 ini langsung jadi favorit banyak keluarga. Dengan lahan seluas 13,9 hektar, dijamin kamu bisa puas jalan kaki dan menikmati suasana alam yang asri, jauh dari hiruk pikuk kota.

Solo Safari beroperasi dari pukul 08.30 sampai 16.30 WIB selama weekday, dan buka 30 menit lebih awal saat weekend. HTM-nya bervariasi, mulai dari 45.000 sampai 110.000 rupiah, tergantung paket yang kamu pilih. Ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sini. Kamu bisa mengelus-elus satwa jinak yang menggemaskan seperti kelinci dan kambing mini, bahkan memberi makan mereka secara langsung.

Selain itu, kamu juga bisa melihat hewan-hewan menakjubkan yang di alam liar hanya bisa dilihat dari jarak jauh, seperti singa, komodo, hingga harimau. Jangan lupa abadikan momen-momen ini dengan kamera kamu, karena spot foto di Solo Safari banyak banget yang ciamik. Ada juga berbagai pertunjukan satwa yang menghibur dan edukatif, cocok untuk semua umur. Bahkan, kamu bisa mencoba belajar naik kuda di sini, lho! Siapa tahu nanti dibutuhkan skill menunggang kuda ini, kan?

Solo Safari

3. Pasar Triwindu

Pecinta barang-barang kuno dan vintage, siapkan dirimu! Pasar Triwindu adalah surga bagi para kolektor dan penggemar barang antik. Terletak di Jalan Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Kota Surakarta, pasar ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Begitu masuk ke area pasar, kamu akan langsung merasakan aura nostalgia yang kuat, seolah-olah dibawa kembali ke masa lalu.

Di sini, kamu bisa menemukan beragam harta karun yang sudah lama tak terlihat. Mulai dari guci-guci lawas dengan ukiran indah, uang kuno dari berbagai era, radio transistor jadul, kamera film klasik, hingga foto-foto lawas yang menyimpan seribu cerita. Ada juga perhiasan antik, mebel kayu jati tua, mainan jadul, dan piringan hitam yang akan memanjakan mata dan jiwamu. Setiap sudut pasar ini adalah spot foto yang sangat instagramable.

Kamu bisa berpose dengan latar belakang tumpukan barang antik, atau mengabadikan detail-detail unik dari benda-benda bersejarah. Jangan ragu untuk berinteraksi dengan para pedagang, karena mereka seringkali punya cerita menarik di balik setiap barang dagangan mereka. Siapkan juga kemampuan menawar kamu, siapa tahu bisa dapat harga yang lebih oke! Pasar Triwindu bukan hanya tempat berbelanja, tapi juga museum hidup yang sayang untuk dilewatkan.

Pasar Triwindu

4. Pasar Gede Hardjonagoro

Destinasi wisata Solo selanjutnya yang wajib banget kamu kunjungi adalah Pasar Gede Hardjonagoro. Pasar yang megah dengan dominasi warna bangunan putih ini bukan hanya objek wisata, tapi juga masih berfungsi aktif sebagai pusat perbelanjaan masyarakat Solo. Kamu bisa menemukan berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari, rempah-rempah, hingga hasil pertanian segar di dalamnya.

Salah satu daya tarik utama Pasar Gede Hardjonagoro adalah surganya kuliner tradisional Solo. Beroperasi selama 24 jam, menurut informasi dari Instagram resminya, kamu bisa berburu aneka jajanan dan makanan khas Solo di sini. Cobain jenang gempol yang lembut dan manis, lupis legit dengan taburan kelapa parut, grontol jagung yang gurih, hingga brambang asem yang segar dan pedas. Semua itu bisa kamu nikmati di tengah hiruk pikuk pasar yang otentik.

Yang menarik, Pasar Gede Hardjonagoro merupakan pasar tertua di Solo, yang diresmikan pada 12 Januari 1930 silam. Bangunan pasar ini dirancang oleh arsitek Eropa dengan desain kolonial yang khas, lengkap dengan lorong-lorong panjang dan jendela vertikal yang tinggi. Arsitekturnya yang klasik dan kokoh ini menjadi latar belakang yang sempurna untuk foto-foto bernuansa vintage. Tertarik datang dan merasakan sensasi belanja sekaligus berwisata sejarah di pasar legendaris ini?

Pasar Gede Hardjonagoro

5. Pura Mangkunegaran

Berkeliling Pura Mangkunegaran ditemani pemandu wisata adalah pengalaman liburan yang tak terlupakan. Pura ini adalah istana Kadipaten Mangkunegaran yang kaya akan kisah sejarah dan nilai budaya. Berdasarkan informasi dari situs resminya, pengunjung bisa datang setiap hari Senin-Minggu mulai pukul 09.00 hingga 14.30 WIB. Pastikan kamu datang di jam operasional agar tidak kecewa, ya.

Saat berkunjung ke Pura Mangkunegaran, ada beberapa aturan menarik yang harus kamu patuhi sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi. Misalnya, ada larangan menggunakan batik motif parang atau lereng, karena motif ini merupakan motif khusus keluarga raja dan dianggap sakral. Kamu juga tidak diperbolehkan memakai pakaian beludru, dan harus melepas alas kaki di tempat-tempat tertentu di dalam pura. Selain itu, penggunaan tripod atau monopod juga tidak diizinkan untuk menjaga keaslian dan kesakralan tempat.

Larangan-larangan ini tentu tidak lepas dari upaya menjaga nilai-nilai budaya yang adiluhung agar tidak tergerus oleh modernisasi dan globalisasi. Dengan HTM sebesar 30 ribu rupiah per orang, kamu akan mendapatkan paket lengkap sejarah, budaya, dan arsitektur Jawa yang memukau. Setiap sudut Pura Mangkunegaran, mulai dari pendopo agungnya, taman-taman yang indah, hingga museumnya, menawarkan spot foto yang sangat memukau dan berkelas. Siap-siap untuk mengabadikan keindahan warisan budaya Jawa ini!

Pura Mangkunegaran

6. Kampung Batik Kauman

Mengisi waktu luang di Solo rasanya belum lengkap kalau belum menyambangi Kampung Batik Kauman. Kampung menakjubkan ini adalah pusatnya industri batik tulis dan cap di Solo, sekaligus salah satu destinasi wisata budaya yang paling menarik. Dirujuk dari Instagram resminya, @explorekampungbatikkauman, kampung ini bisa kamu kunjungi dari pukul 5 pagi sampai 10 malam, memberikan fleksibilitas waktu yang luar biasa.

Sesuai namanya, di sini kamu bisa melihat langsung proses pembuatan batik, mulai dari mencanting, mewarnai, hingga melorotkan lilin. Bahkan, beberapa workshop menawarkan kesempatan bagimu untuk mencoba membatik sendiri, sebuah pengalaman yang sangat edukatif dan menyenangkan! Kamu juga bisa membeli oleh-oleh berupa batik berkualitas tinggi langsung dari pengrajinnya, dengan pilihan motif dan warna yang sangat beragam. Dari batik tulis premium hingga batik cap yang lebih terjangkau, semuanya ada.

Setelah lelah berkeliling mempelajari seluk-beluk batik dan berbelanja, jangan lupa mengisi perut dengan kuliner lezat yang banyak tersedia di sekitar kampung. Ada banyak warung makan yang menyajikan hidangan khas Solo. Sebelum menyudahi petualangan di Kampung Batik Kauman, pastikan kamu sudah mengambil banyak foto untuk kenang-kenangan. Objek wisata satu ini punya nuansa vintage dan tenang yang pas banget untuk hunting foto, dengan deretan toko batik berarsitektur kuno dan gang-gang kecil yang artistik.

Kampung Batik Kauman

7. Gedung Djoeang 45

Beroperasi mulai tahun 2019, Gedung Djoeang 45 langsung jadi serbuan kaum muda-mudi setiap harinya. Bagaimana tidak, gedung ini punya sejarah panjang sejak didirikan pada tahun 1876 dan kini disulap menjadi tempat nongkrong sekaligus spot foto instagramable yang kekinian. Berlokasi di Jalan Kapten Mulyadi Nomor 113, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Kota Solo, aksesnya mudah dan dekat dengan berbagai fasilitas umum.

Mengacu catatan detikJateng, untuk masuk ke area Gedung Djoeang 45, pengunjung hanya dikenakan tiket seharga 15 ribu rupiah saja. Dengan nominal yang sangat terjangkau, kamu sudah bisa menikmati lanskap berarsitektur kolonial yang memukau. Fasad bangunan yang megah, pilar-pilar kokoh, dan jendela-jendela tinggi adalah latar belakang yang sempurna untuk foto-foto OOTD atau sekadar mengabadikan momen bersama teman.

Apalagi saat malam tiba, Gedung Djoeang 45 benar-benar bertransformasi. Lampu-lampu artistik yang hidup semakin menegaskan kesan kuno namun elegan, menciptakan suasana romantis dan dramatis. Ini adalah waktu terbaik untuk kamu yang ingin berburu foto dengan pencahayaan unik dan nuansa yang berbeda. Gedung ini tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga membawa pengunjung merasakan atmosfer sejarah perjuangan, menjadikannya destinasi yang lengkap untuk hiburan dan edukasi.

Gedung Djoeang 45

8. Galeri Lokananta

Pilihan wisata Solo berikutnya adalah Galeri Lokananta, sebuah tempat bersejarah yang menyimpan warisan suara musik Indonesia. Dikutip dari situs resminya, Galeri Lokananta yang didirikan pada tahun 1956 ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB, memberikan kesempatan lebih bagi pengunjung untuk menikmati koleksinya. Dulunya, Lokananta dikenal sebagai pabrik piringan hitam pertama di Indonesia.

Di museum ini, detikers bisa menemukan segudang koleksi antik yang berhubungan dengan dunia musik. Mulai dari pemutar piringan lagu lawas yang masih berfungsi, mesin cetak piringan hitam, hingga album-album musik legendaris dari tahun 90-an dan era sebelumnya. Tak terlewat, album-album musisi ikonik seperti Koes Plus dan Waldjinah berjejer rapi, siap membawamu bernostalgia ke masa keemasan musik Indonesia. Kamu bisa membayangkan bagaimana lagu-lagu legendaris itu direkam dan diproduksi di tempat ini.

Bukan hanya piringan hitam dan album, Galeri Lokananta juga memamerkan berbagai mesin rekaman yang dulu aktif digunakan. Ada mesin quality control tahun 1980, mesin pemotong pita keluaran 1980, hingga VHS video recorder tahun 1990, seperti yang dilansir Portal Informasi Indonesia. Setiap mesin punya ceritanya sendiri dalam perjalanan musik Tanah Air. Bukan hanya mengorek masa lalu dunia permusikan Indonesia, kamu juga akan menemukan banyak pilihan pojok-pojok foto eye-catching di Galeri Lokananta. Jadi, tunggu apa lagi? Langsung saja sambangi tempatnya di Jalan Miwis Nomor 22, Kerten, Laweyan, Solo, dan abadikan momen unikmu!

Galeri Lokananta

Itulah 8 tempat wisata hits di Solo yang wajib banget kamu datangi saat sedang ingin refreshing atau menyegarkan tampilan medsos-mu. Dari museum seni modern, kebun binatang edukatif, pasar barang antik, hingga pura bersejarah dan galeri musik legendaris, Solo punya segudang pesona yang siap memanjakanmu. Setiap tempat menawarkan pengalaman unik dan spot foto yang tak terlupakan.

Semoga rekomendasi ini bermanfaat dan bisa menjadi panduan liburanmu di Kota Solo! Jangan lupa untuk berbagi pengalaman dan foto-fotomu dengan hashtag #SoloHits #WisataSolo, ya. Kamu punya rekomendasi tempat lain di Solo yang tak kalah keren? Atau punya cerita seru saat berkunjung ke salah satu tempat di atas? Yuk, bagikan di kolom komentar di bawah! Kami tunggu cerita-ceritamu!

Posting Komentar